Lompat ke konten utama

Tentang Lacta Care

Media edukasi manajemen laktasi yang dikembangkan sebagai bagian dari penelitian skripsi, untuk membantu ibu menyusui memperoleh informasi yang benar dan mudah dipahami.

Latar Belakang

Kenapa Lacta Care Dibuat

Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih di bawah target nasional. Salah satu penyebab yang paling sering muncul bukan karena ibu tidak mau menyusui, tetapi karena kurangnya informasi yang benar dan mudah diakses pada masa-masa awal setelah melahirkan.

Banyak ibu berhenti menyusui karena mengira ASI-nya kurang, karena puting lecet yang sebenarnya bisa diperbaiki, atau karena mitos yang diwariskan turun-temurun. Informasi yang keliru menyebar lebih cepat daripada panduan resmi.

Lacta Care hadir sebagai jawaban: satu tempat untuk belajar materi manajemen laktasi, menguji pemahaman lewat kuis interaktif, dan bertanya langsung kepada konselor laktasi ketika masih ada yang mengganjal.

Seorang ibu menggendong bayinya di rumah
Tujuan

Yang Ingin Kami Capai

Meningkatkan Pengetahuan

Menyediakan materi manajemen laktasi yang lengkap, akurat, dan ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami ibu awam.

Mengukur Pemahaman

Menyediakan kuis interaktif sehingga ibu — dan peneliti — dapat mengukur sejauh mana materi benar-benar dipahami.

Mendekatkan Bantuan

Menghubungkan ibu ke konselor laktasi secara cepat lewat WhatsApp, tanpa harus menunggu jadwal kunjungan.

Sumber Rujukan

Seluruh materi disusun mengacu pada pedoman resmi berikut, lalu diterjemahkan ke bahasa sehari-hari agar mudah diterapkan di rumah.

  • World Health Organization — Infant and Young Child Feeding
  • Kementerian Kesehatan RI — Pedoman Manajemen Laktasi
  • Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif
  • Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023
  • Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) — Rekomendasi Pemberian ASI

Etika Penelitian & Data Anda

Situs ini digunakan sebagai instrumen pengumpulan data penelitian skripsi. Karena itu, kami berkomitmen pada hal berikut:

  • Partisipasi bersifat sukarela dan disetujui saat pendaftaran.
  • Data hanya digunakan untuk keperluan analisis penelitian.
  • Identitas responden tidak dipublikasikan dalam laporan penelitian.
  • Anda dapat meminta penghapusan akun dan data kapan saja melalui halaman Profil.
  • Materi bersifat edukatif dan bukan pengganti pemeriksaan medis.
Tim

Siapa di Balik Lacta Care

Materi disusun dan diverifikasi bersama ahli laktasi dan tim peneliti berikut, untuk memastikan isinya tepat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Foto Dr. bdn. Nursari Abdul Syukur, SST., M.Keb.

Dr. bdn. Nursari Abdul Syukur, SST., M.Keb.

Ahli Laktasi & Pembimbing Penelitian

Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat · pakar manajemen dan konseling laktasi

Akademisi dan praktisi kesehatan dengan pengalaman di bidang Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Menyelesaikan pendidikan Doktor (S3) Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Hasanuddin, Magister Kebidanan di Universitas Brawijaya, serta Sarjana Kebidanan di Universitas Padjadjaran. Aktif dalam penelitian, publikasi ilmiah, pendidikan, dan pelayanan kesehatan terkait ASI eksklusif, laktasi, imunisasi, dan kesehatan ibu dan anak. Merupakan owner Klinik Pratama Mustika dan apotek, serta Ketua IBI PC Samarinda periode 2023–2028.

Kebidanan dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Manajemen dan konseling laktasi ASI eksklusif dan pemberian ASI perah Breastfeeding self-efficacy Imunisasi dasar anak Penyuluhan dan literasi kesehatan masyarakat
Foto Shella Dewi Arrum Luciyanti, A.Md.Keb.

Shella Dewi Arrum Luciyanti, A.Md.Keb.

Peneliti & Konselor Pendamping

Mahasiswa RPL Sarjana Terapan Kebidanan · Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Mahasiswa RPL Sarjana Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur, sebelumnya menyelesaikan pendidikan Diploma III Kebidanan di Balikpapan (2025). Terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur 2024, peraih Juara II Karya Tulis Ilmiah tingkat nasional dan Juara III Lomba Poster MTQMN Poltekkes Indonesia 2023, serta Terbaik III dan IV Seleksi Mahasiswa Berprestasi tingkat wilayah Kalimantan 2024. Pernah menjabat Ketua Himpunan Mahasiswa Kebidanan Balikpapan dan aktif di FORKOMPI serta BEM Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur.

Edukasi dan promosi kesehatan Pemanfaatan media digital untuk edukasi kesehatan Literasi kesehatan masyarakat Pendampingan konseling menyusui

Masih ada pertanyaan tentang penelitian ini?

Hubungi kami lewat WhatsApp atau kirim pesan melalui formulir kontak.