Lompat ke konten utama
ASI Eksklusif

Kandungan Gizi pada Air Susu Ibu (ASI)

Ragam zat gizi dan komponen bioaktif dalam ASI, dari karbohidrat hingga komponen imunologis.

Tim Lacta Care 17 Juni 2026 7 menit baca 956 kali dibaca
Ilustrasi materi: Kandungan Gizi pada Air Susu Ibu (ASI)

Kandungan gizi pada Air Susu Ibu (ASI) adalah seluruh zat gizi dan komponen bioaktif yang secara alami terdapat dalam ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, mendukung pertumbuhan dan perkembangan, serta melindungi kesehatan bayi. ASI mengandung komposisi gizi yang lengkap dan seimbang, meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air, enzim, hormon, faktor pertumbuhan, serta komponen imunologis seperti imunoglobulin dan Human Milk Oligosaccharides (HMOs). Kandungan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan bayi pada setiap tahap pertumbuhan sehingga mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.

Karbohidrat (Laktosa)

  • Laktosa merupakan karbohidrat utama dalam ASI.
  • Berfungsi sebagai sumber energi utama bagi bayi.
  • Membantu penyerapan kalsium dan mendukung pertumbuhan bakteri baik (Lactobacillus) di usus.
  • Berperan penting dalam perkembangan otak dan sistem saraf.

Protein

ASI mengandung protein yang mudah dicerna, terdiri dari:

  • Whey (Β±60–70%) β€” mudah diserap dan mengandung protein imun seperti laktoferin, lisozim, dan imunoglobulin.
  • Kasein (Β±30–40%) β€” membantu pertumbuhan jaringan tubuh dan pembentukan tulang.

Protein ASI mendukung pertumbuhan, perkembangan organ, dan meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

Lemak

Merupakan sumber energi terbesar dalam ASI (sekitar 45–55% kebutuhan energi bayi). Mengandung asam lemak esensial seperti DHA (Docosahexaenoic Acid), ARA (Arachidonic Acid), Omega-3, dan Omega-6, yang berperan dalam perkembangan otak, retina mata, dan sistem saraf.

Vitamin

ASI mengandung berbagai vitamin yang diperlukan bayi, antara lain:

  • Vitamin A β€” menjaga kesehatan mata dan meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Vitamin D β€” membantu penyerapan kalsium dan kesehatan tulang.
  • Vitamin E β€” sebagai antioksidan.
  • Vitamin K β€” membantu proses pembekuan darah.
  • Vitamin C β€” meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu penyerapan zat besi.
  • Vitamin B kompleks β€” mendukung metabolisme dan fungsi saraf.

Mineral

Walaupun jumlahnya tidak sebanyak susu formula, mineral dalam ASI memiliki daya serap yang sangat tinggi, meliputi kalsium, fosfor, magnesium, natrium, kalium, seng (zinc), zat besi, tembaga, dan selenium.

Air

  • Sekitar 87% ASI terdiri dari air.
  • Mencukupi kebutuhan cairan bayi hingga usia 6 bulan sehingga bayi tidak memerlukan tambahan air putih selama mendapat ASI eksklusif.

Komponen Imunologis

ASI mengandung berbagai zat pelindung, seperti Imunoglobulin A (IgA), laktoferin, lisozim, sel darah putih (leukosit), sitokin, dan oligosakarida ASI (Human Milk Oligosaccharides/HMOs). Komponen ini membantu melindungi bayi dari infeksi saluran cerna, infeksi saluran napas, alergi, dan berbagai penyakit lainnya.

Enzim dan Hormon

ASI juga mengandung berbagai enzim dan hormon, antara lain lipase (membantu pencernaan lemak), amilase (membantu pencernaan karbohidrat), leptin dan adiponektin (mengatur metabolisme dan nafsu makan), serta faktor pertumbuhan (growth factors) yang mendukung pematangan usus dan perkembangan organ.

Butuh Bantuan Langsung?

Konsultasikan kendala menyusui Anda dengan konselor laktasi kami melalui WhatsApp.